Murad Ismail Siap Lantik 4 Penjabat Kepala Daerah yang akan Berakhir Masa Tugas pada 22 Mei nanti

Murad Ismail Siap Lantik 4 Penjabat Kepala Daerah yang akan Berakhir Masa Tugas pada 22 Mei nanti


Murad Ismail Siap Lantik 4 Penjabat Kepala Daerah yang akan Berakhir Masa Tugas pada 22 Mei nanti

Posted: 19 May 2022 05:31 PM PDT


AMBON,LELEMUKU.COM – Gubernur Maluku, Murad Ismail tegaskan, siap melantik 4 Penjabat kepala daerah yang akan berakhir masa tugasnya pada 22 Mei nanti.

Keempat penjabat kepala daerah tersebut adalah Wali Kota Ambon, Bupati Buru, Bupati Seram Bagian Barat dan Bupati Kepulauan Tanimbar.
"Saat ini kita sudah lakukan persiapan pelantikan penjabat pada 4 daerah, yaitu Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar,"ungkapnya usai mengikuti Halal bihalal Ikapatti di auditorium Universitas Pattimura Ambon, Kamis (19/05/2022).

Gubernur katakan, siapa saja yang ditunjuk dan yang ditetapkan, itulah yang terbaik.

Menurut informasi yang beredar, nama-nama keempat penjabat kepala daerah di Maluku ini akan diketahui pada Jumat (20/05/2022).

Namun demikian, di masyarakat telah beredar empat nama penjabat tersebut, yaitu Brigjen TNI Amino Setia Budi yang merupakan Kabinda Riau sebagai penjabat Wali Kota Ambon, Ilyas Hamid yang merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Buru sebagai penjabat Bupati Buru, Umar Alhabsi saat ini menjabat Staf Ahli di Setda Pemerintah Provinsi Maluku sebagai penjabat Bupati Seram Bagian Barat dan Ruben Benharvioto Moriolkosu merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar. (indonesiatimur.co)

Murad Ismail Membuka dengan Resmi Agenda Ekspresi Indonesia Muda di Institut Agama Islam

Posted: 19 May 2022 05:10 PM PDT


AMBON,LELEMUKU.COM -  Gubernur Maluku, Murad Ismail melalui Assisten Bidang Administrasi Umum Sekda Maluku Ir. Habiba Saimima membuka dengan resmi agenda Ekspresi Indonesia Muda, di Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Kamis (19/05/2022).

Kegiatan tersebut merupakan agenda Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) RI yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) provinsi Maluku.

Melibatkan 100 peserta berasal dari siswa SMA/MA/SMK di pulau Ambon, serta perwakilan organisasi kepemudaan di Maluku, kegiatan difokuskan dalam pelibatan pemuda dan pelajar dalam pencegahan radikalisme dan terorisme dengan pitutur kebangsaan.

Gubernur Maluku mengawali sambutan yang dibacakan menyambut positif kegiatan tersebut.

Dirinya menegaskan, penting kiranya mengikuti agenda kolaborasi BNPT dan FKPT Maluku terutama bagi para guru yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak didik dan generasi muda kita sebagai pewaris masa depan negeri ini.

Dijelaskan, era globalisasi yang sarat dengan kemajuan Iptek, mempengaruhi ancaman dari yang bersifat fisik menjadi multidimensional. Permasalahan keamanan yang komunikasi, dan informasi sangat munculnya bentuk-bentuk terkait dengan aksi-aksi kejahatan.

"Terorisme telah menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Dan merupakan sebuah ironis adalah ketika para pelaku tindakan yang tidak terpuji tersebut didominasi remaja dan generasi muda produktif,"tandasnya.

Menurutnya, dampak dari berbagai konflik yang identik dengan perilaku generasi muda yang marak adalah identik saat ini salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemahaman ideologi serta pedoman hidup yang ada pada setiap generasi muda.

"Sehingga mereka mudah terbawa hasutan oleh paham-paham yang berlawanan dengan norma agama nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.

Gubernur Maluku menitipkan tiga pesan diantaranya;

Pertama, Gubernur Maluku secara pribadi dan institusi memandang bahwa tanggung jawab pencegahan radikalisme dan terorisme, baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok, bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah semata tetapi juga menjadi tugas dan tanggungjawab seluruh elemen masyarakat maluku yang peduli pada perdamaian.

Apalagi di era digital ini, berita bohong serta informasi hoax dan menyesatkan dapat dengan mudah memapar atau memperlihatkan anak-anak kita melalui media internet yang terkoneksi dengan berbagai sistem komunikasi yang ada.

"Disinilah peran aktif masyarakat atau kekuatan civil society sebagaimana yang telah direpresentasikan oleh para guru yang akan terlibat dalam kegiatan pada hari ini."ungkapnya.

Kedua, pihaknya menghimbau kepada seluruh untuk kaum muda meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal dengan meningkatkan kualitas karakter yaitu dengan mempelajari nilai religius dan nasionalisme.

"Melalui pembelajaran agama yang baik, tetapi tidak meninggalkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme. Sehingga menjadi sosok agamis yang memiliki rasa nasionalis dengan nilai gotong royong, kemandirian, dan integritas,"terangnya.

Ketiga, keberlangsungan masa depan generasi mendatang tentunya berada di tangan kita semua karena itu, melalui kegiatan ini, kesepahaman pandangan, serta berdiskusi dan berbagi pengetahuan serta informasi tentang kita dapat membangun potensi dan ancaman radikalisme dan terorisme di daerah.

Diskusi dimaksud tentunya menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam rangka melakukan langkah antisipasi sejak dini, dengan berbagai solusi yang efektif dan komprehensif.

"Dan kepada narasumber, saya menyampaikan terima kasih, atas apa yang nanti akan disampaikan, semoga bermanfaat bagi peserta sosialisasi ini, dalam pengembangan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Assisten Administrasi Umum Sekda Maluku Ir. Habiba Saimima, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Maluku Daniel Eduard Indey, S.Sos, M.Si, ketua FKPT Maluku Dr. Abdul Rauf beserta jajaran, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Husen, S.Pd, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Husen Wattimena bersama jajaran, Teuku Fauzansyah, S.Spak selaku pemateri Pusat BNPT RI dan Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag pemateri Lokal dari Maluku.(indonesiatimur.co)

Kegiatan TMMD ke 113 Kodim1504/Ambon Kolaborasi Antar Prajurit dan Warga Berbuah Manis

Posted: 19 May 2022 04:48 PM PDT

 WAYAME,LELEMUKU.COM - Semangat Siwalima kian tercermin dalam pelaksanaan kegiatan TMMD ke 113 Kodim 1504/Ambon TA 2022 yang di gelar di bumi raja-raja, bertempat di Dusun Waringincab, Desa Wayame dan Dusun. Talaga Pange, Negeri Rumahtiga, Kec Teluk Ambon, Kota Ambon. Kamis (19/05/2022)

Ws Kapenrem 151/Binaiya Kapten Inf Hairil Walid mengatakan bahwa dengan TMMD Ke-113 tahun 2022 yang bertemakan "TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI" yang digelar oleh Kodim 1504/Ambon di wilayah Desa Wayame Dan Negeri Rumahtiga adalah moment penting untuk membantu percepatan pembangunan. "Tuturnya"

"Oleh sebab itu seluruh personel dan juga masyarakat yang tergabung dalam kegiatan TMMD ini, mari sama-sama katong bangun katong pung Desa Juga Negeri untuk kepentingan dan kesejahteraan Katong pung masyarakat. "Himbaunya"

Ws Kapenrem 151/Binaiya Kapten Inf Hairil Walid juga menambahkan Para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama warga membuktikan, bahwa dihari ke Sembilan kerja kerasnya membuahkan hasil yang manis. Hal ini dapat dilihat dari realisasi setiap sasaran kegiatan yang mengalami peningkatan yang optimal.

"Lanjutnya, pencapaian progres di hari kegiatan pekerjaan dimasing-masing lokasi sasaran mengalami peningkatan, Saya berharap personel gabungan satgas TMMD bersama masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan serta kerja sama dalam mencapai hasil yang di inginkan karena yakinlah usaha tak pernah mengkhianati hasil. "Pungkasnya" (Penrem151)

Anggota Zidam XVI/Pattimura Gelar Karya Bhakti Pembersihan Pesisir Pantai Hukarila

Posted: 18 May 2022 04:46 PM PDT


HUKURILA,LELEMUKU.COM - Anggota Zidam XVI/Pattimura bersama masyarakat Hukurila melaksanakan pembersihan lingkungan di pesisir pantai Hukurila, Ambon, Rabu (18/05/2021). Pantai Hukurila merupakan salah satu tujuan wisata bagi masyarakat Ambon, memiliki panorama yang indah terdiri dari pantai berpasir sekaligus terhubung dengan pantai karang. Namun kebersihan lingkungannya  kurang terjaga akibat dari adanya pengunjung yang belum memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan, sehingga membuang sampah non organik tidak pada tempatnya di lingkungan pantai, yang berakibat adanya pencemaran lingkungan pantai, khususnya plastik bekas kemasan makan maupun minuman.
 
Menyikapi kondisi yang ada, anggota Zidam XVI/Pattimura berjumlah 20 orang dipimpin Letda Czi Richard Lekatompesy bersama Masyarakat Negeri Hukurila melakukan kerja bhakti pembersihan pantai Hukurila dari sampah plastik dan sampah lainnya.
 
Salah satu warga Hukuria, Bapak Otis yang juga merupakan Raja Hukurila menyambut baik kegiatan ini dan sangat berterima kasih atas kerja sama dalam melakukan pembersihan lingkungan pantai Hukurila. Hal ini akan memotivasi bagi masyarakat untuk senantiasa peduli terhadap kebersihan lingkungan pantai, khususnya dari sampah plastik.
 
Kazidam XVI/Pattimura Kolonel Czi Denden Sumarlin S.E., M.M., ditempat terpisah menjelaskan melalui kolaborasi anggota Zidam XVI/Pattimura dan masyarakat Hukurila dalam melakukan pembersihan pantai, selain sebagai wujud kepedulian dan kecintanan TNI kepada masyarakat dan lingkungan.
 
"Diharapkan hal ini juga mampu memotivasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, membudayakan tradisi gotong-royong serta semakin mempererat kemanunggaln TNI dengan rakyat", ujar Kazidam.
 
Semoga ini menjadi wujud nyata perhatian dan pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan khususnya merupakan implementasi yang digagas langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon yaitu Program "Mutiara Pattimura". (Pendam16)
Bagi ke WA Bagi ke G+