Zudan Arif Fakrullah Minta ASN Kota Ambon Bijak Bermedia Sosial |
- Zudan Arif Fakrullah Minta ASN Kota Ambon Bijak Bermedia Sosial
- Akhiri Masa Jabatan, Banyak Prestasi Diraih Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler
- Pesan Gubernur Saat Pelantikan Johan Johanis Lewerissa
| Zudan Arif Fakrullah Minta ASN Kota Ambon Bijak Bermedia Sosial Posted: 21 May 2022 06:55 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Ketua Umum Dewan Pengurus (DP) Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrullah, meminta anggota Korpri dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk dapat menggunakan media sosial dengan bijak sebagai salah satu cara menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. "Korpri ada untuk menjaga persatuan dan kesatuan, dimana pada era teknologi saat ini menjaga persatuan dan kesatuan lebih sulit dibandingkan masa lalu ketika kita masih bergerak secara manual," ungkapnya, saat memberi pengarahan bagi Anggota Korpri di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Jumat (20/5/2022). Dihadapan anggota Korpri yang memadati auditorium Universitas Pattimura, tempat kegiatan itu digelar, Zudan menjelaskan,saat ini banyak konten di media sosial yang berisikan berita hoax yang dapat menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. "Jika ada berita Hoax dan tidak benar selaku anggota Korpri harus kita counter,"tegas Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemdagri itu. Dijelaskan, sebagai satu- satunya organsiasi yang mewadahi ASN baik struktural maupun fungsional, Korpri harus berjalan tegak lurus dengan negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh sebab itu dirinya mewanti – wanti agar ASN tidak boleh mencaci atau mengkritik Pemerintah di depan publik atau melalui media sosial. "Saya minta seluruh ASN tidak boleh caci maki pemerintah di depan publik atau umum dan lewat media sosial. Yang dimaksud Pemerintah itu adalah Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota, bahkan kita semua," jelasnya. Menurut Zudan,sebagai bagian dari pemerintah dan Anggota Korpri, ASN dapat memberi masukan atau saran Kepada Pemerintah sebagai upaya memperbaiki kinerja, namun bukan di depan publik atau lewat media sosial, demi menjaga kehormatan dan jiwa korsa. "Jika kita mengkritik di media sosial, seringkali kritikan tersebut tidak tepat sasaran dan seringkali tidak dibaca oleh yang dituju. Dalam forum pertemuan seperti inilah kita dapat memberi saran atau masukan," terangnya. Lebih jauh, Ketua Umum juga meminta agar ASN tidak menjadi pendukung kelompok – kelompok radikal di media sosial dengan Follow, like dan comment, juga tidak memberikan donasi kepada kelompok yang tidak jelas. "Jadi keutuhan bangsa kita ini dapat terjaga jika kita semua peduli. Jika kita ingin berdonasi, bantulah orang – orang di sekitar kita, masih banyak problematika sosial yang terjadi, diantaranya stunting dan warga miskin, dan anak – anak putus sekolah," tandasnya. (diskominfoambon) |
| Akhiri Masa Jabatan, Banyak Prestasi Diraih Richard Louhenapessy dan Syarif Hadler Posted: 21 May 2022 04:44 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM – Masa kepemimpinan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, dan Wakil Wali Kota, Syarif Hadler akan berakhir pada Minggu (22/5/2022) dan dilanjutkan oleh Penjabat Wali Kota. Selama memimpin Kota Ambon sejak 22 Mei 2017 hingga saat ini sudah banyak prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. "Sampai Desember 2021, tercatat kurang lebih 128 penghargaan yang diterima sebagai pengakuan akan keberhasilan dibidang pelayanan publik, inovasi daerah, kinerja pemerintah, lingkungan hidup, maupun bidang pariwisata, seni, dan budaya," ujar Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriaansz, Sabtu (21/5/2022) di Ambon. Menurutnya, salah satu prestasi Kota Ambon yang paling menonjol dibawah kepemimpinan Louhenapessy – Hadler adalah Kota Ambon diakui Unesco masuk dalam jaringan Kota Kreatif Dunia di Bidang Musik pada tahun 2019 lalu. Saat itu, Ambon menjadi Kota pertama di Indonesia bahkan di Asia tenggara yang diakui Unesco sebagai Kota musik. "Pengakuan Ambon Kota Musik yang diperjuangkan Wali Kota Ambon sejak tahun 2012 lalu, turut membawa kota ini sejajar dengan jaringan kota kreatif lainnya di dunia. Ambon Kota Musik kini menjadi penggerak ekonomi kreatif masyarakat,"ujarnya. Diakui Kadis, kinerja dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota lainnya yang patut diapresiasi adalah mampu mengendalikan Pandemi COVID-19 dengan hasil survey serologi menunjukan bahwa Ambon berada di urutan teratas masyarakat yang memiliki antibody COVID. Berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu, Kota Ambon mengungguli Kota Administratif Jakarta Pusat di posisi kedua dengan kekebalan 96,5 persen, Kemudian Kota Jayapura di posisi ketiga yang 96,3 persen penduduknya telah kebal COVID-19. "Hal itu juga karena dukungan masyarakat dan semua stakeholder dalam pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19," terang Adriaansz, yang juga Juru Bicara Satgas Percepatan Penanggulangan COVID Kota Ambon. Ditandaskan Adriaansz, tidak ada acara khusus yang dilaksanakan oleh Pemkot Ambon dalam mengakhiri masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, namun semua pimpinan OPD dan ASN turut menyampaikan terima kasih dan dukungan doa bagi keduanya atas kinerja dalam membangun kota Ambon selama lima tahun terakhir, lewat pesan Whatsapp juga postingan media sosial. "Tidak ada acara khusus, hanya ucapan terima kasih dan dukungan doa yang diberikan kepada Bapak Richard Louhenapessy dan Bapak Syarif Hadler beserta keluarga, atas pengabdian bagi masyarakat dan kota Ambon," pungkasnya (diskominfoambon) |
| Pesan Gubernur Saat Pelantikan Johan Johanis Lewerissa Posted: 20 May 2022 06:22 PM PDT AMBON,LELEMUKU.COM - Berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri, Nomor 161.81-1112 Tahun 2022, tentang Peresmian pengangkatan Anggota DPRD Maluku masa jabatan 2019-2024, Johan Johanis Lewerissa resmi menjabat sebagai anggota DPRD Maluku. Politisi dari Partai Gerindra ini diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury. Pelantikan berlangsung di Ruang Paripurna Kantor DPRD Maluku, dihadiri Gubernur Murad Ismail, Wakil Gubernur Barnabas Natanhiel Orno, Penjabat Sekda Sadali Ie, sejumlah anggota BPK RI, Forkopimda lingkup provinsi, anggota DPRD Maluku, Ketua dan anggota pengadilan Tinggi Maluku, Ketua dan anggota KPU Maluku dan undangan lainnya. Dalam rapat paripurna pengambilan sumpah ini, Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan beberapa pesan kepada Johan. Pertama, Johan dapat segera bekerja dan beradaptasi dengan tugas-tugasnya sebagai dewan. Kedua, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan unsur pimpinan maupun sesama anggota DPRD, pemerintah provinsi, kabupaten/kota termasuk elemen masyarakat yang menjadi konstituenya. Ketiga, tiga fungsi yang melekat pada lembaga DPRD dapat menjadi perhatian Johan untuk ditingkatkan secara optimal. Kepala daerah mengatakan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD provinsi Maluku, menandai dimulainya masa tugas Johan sebagai wakil rakyat dalam lembaga legislatif. Penetapan Keputusan Mendagri tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD, telah melewati prosedur hukum dan mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. "Olehnya itu, tidak perlu lagi ada alasan untuk mempertanyakan atau memperdebatkan proses pengangkatan yang bersangkutan. Mari menghormati prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan bertambahnya keanggotaan dewan, kita harapkan kinerja DPRD dapat ditingkatkan. Utamanya dalam menampung dan menyuarakan aspirasi masyarakat dan meningkatkan kerjasama, kemitraan strategis antara legislatif dan eksekutif di Maluku," katanya. Gubernur menginginkan, pemerintah daerah dan DPRD dapat terus berkolaborasi membangun Maluku, menciptakan inovasi, menggerakkan perekonomian rakyat guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata, di seluruh wilayah Maluku sesuai visi pemerintah daerah. "Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan selamat kepada saudara Johan beserta keluarga atas amanah yang diterima. Dan kepada seluruh pimpinan serta anggota DPRD provinsi Maluku, saya mengajak untuk tetap berkolaborasi dalam mengemban kepercayaan dan amanah yang diberikan rakyat kepada kita," tutup Gubernur. Ditempat yang sama, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury mengatakan, dengan adanya peresmian dan pengangkatan Johan sebagai dewan, telah mengisi satu kursi anggota DPRD dari Partai Gerindra yang belum terisi sejak tahun 2019. Selain itu, dalam beberapa kesempatan, Politisi Partai PDI-P ini selalu mengingatkan tentang pentingnya pemaknaan terhadap sumpah/janji yang diucapkan. Sebab, poin pentingnya adalah implementasi sumpah/janji dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan rakyat. "Hal ini penting untuk diingatkan, karena selaku unsur penyelenggara pemerintah daerah, DPRD dituntut untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya," kata Wattimury. Sebelumnya, Bendahara DPD PDIP Provinsi Maluku ini menerangkan, telah diputuskan untuk melakukan pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Gerindra atas nama Johan Johanis Lewerissa. Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Maluku pun telah menjadwalkan, pelantikan Johan sebagai dewan dilaksanakan hari ini. Pelantikan Johan sebagai dewan di sisa masa jabatan periode 2018-2024, untuk menggantikan Robby Gaspersz, sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri. Dengan pelantikan Johan sebagai anggota DPRD Maluku, maka Fraksi Partai Gerindra akan beranggotakan enam orang. (indonesiatimur.co) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |



