Pengurus Persit di Korem 151 Berbagi Sembako ke Tukang Becak di Ambon |
- Pengurus Persit di Korem 151 Berbagi Sembako ke Tukang Becak di Ambon
- Widya Murad Resmi Tutup MAFERA, Galesaka Grup Tantui Raih juara
- Beni Selanno Jelaskan Masa Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1443 Hijrah
- Hadiri Pelantikan Pimpinan GP Ansor Maluku, Gubernur Apresiasi Peran GP Ansor
- Creative Talkshow MAFERA 2022, Ajak Milenial Maluku Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi
- Komitmen Buka Ruang Kolaborasi, Widya MI Beri Motivasi Kepada Mahasiswa
- Widya Murad Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Bina Mualaf Maluku
| Pengurus Persit di Korem 151 Berbagi Sembako ke Tukang Becak di Ambon Posted: 25 Apr 2022 05:51 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Indahnya berbagi di bulan suci Ramadhan 1443 H, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura menggelar kegiatan sosial membagikan paket sembako kepada tukang becak yang melintas di depan Makorem 151/Binaiya, Jl. A. Yani No. 1 Kota Ambon, Senin (25/04/2022). Kegiatan Persit berbagi oleh pengurus koorcab Rem 151 ini dipimpin langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Ny. Rini Maulana Ridwan. Ditemui disela kegiatan berbagi berkah di bulan suci Ramadhan 1443 H, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura Ny. Rini Maulana Ridwan mengatakan pembagian paket sembako ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama serta untuk meraih keberkahan di bulan yang suci ini. "Kami dari Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 151 PD XVI/Pattimura membagikan paket sembako kepada tukang becak yang melintas di depan Makorem ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar pangkalan serta guna meraih pahala ibadah ramadhan, semoga apa yang kami berikan dapat memberi manfaat bagi yang menerimanya. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT," ujarnya. (Penrem151) |
| Widya Murad Resmi Tutup MAFERA, Galesaka Grup Tantui Raih juara Posted: 25 Apr 2022 05:32 PM PDT AMBOM, LELEMUKU.COM - Maluku Festival Ramadan (Mafera) resmi ditutup, Senin, (25/04/2022), setelah sebelumnya 10 peserta tampil di final tadi malam. Masing-masing membawakan lagu wajib dan lagu pilihan. Dari ke-10 finalis itu, Galesaka Grup Tantui (SS-25) keluar sebagai juara berdasarkan hasil penilaian 10 dewan juri. Disusul, Pemuda Soabali (SS-35) di urutan kedua dan Syaban Air Salobar (SS-50) di tempat ketiga. Hj. Widya Pratiwi Murad selaku Ketua LASQI Provinsi Maluku menutup event ini, ditandai pemukulan Tifa bersama Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas Natanhiel Orno. Acara penutupan dimeriahkan artis dangdut Evi Tamala, Camelia Malik, Yati Octavia dan Baby Silvia, di tonton langsung Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku Hadi Basalamah, anggota DPRD Maluku Ayu Hindun Hasanussi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku dan undangan lainnya. Widya dalam sambutannya merasa yakin, bila event ini akan menjadi media untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, sekaligus wadah untuk melestarikan budaya dan kesenian tradisional bernuansa Islam di kalangan generasi muda. Acara ini diharapkan, mampu dikembangkan sebagai aset budaya khas daerah Maluku dan melahirkan penyanyi-penyanyi muda yang dapat mengharumkan nama Maluku di event nasional maupun internasional. "Dalam setiap perlombaan atau pun pertandingan, pasti ada menang dan kalah. Untuk itu, bagi peserta yang berhasil meraih predikat juara, saya ucapkan selamat dan sukses. Sedangkan, bagi peserta yang belum berhasil jangan berkecil hati apalagi putus asa. Jadikanlah kegagalan ini sebagai kemenangan yang tertunda," katanya. "Atas nama DPW LASQI Maluku, saya mengucapkan terima kasih penghargaan kepada dewan juri dan panitia pelaksana serta seluruh pihak-pihak terkait, atas suksesnya penyelenggaraan Mafera ini," tutup Widya. Sebagai informasi, berikut daftar juara Mafera tahun 2022 : 1. Juara Favorit : Ligentas Grup Nania (SS-34), Harapan I : Al-Ikhsan Rupaitu Negeri Tulehu (SS-41), Harapan II : Nurul Awal Grup Negeri Wakal (SS-46) Harapan III: Almuhibbin dari Negeri Mamala (SS-15) 2. Kategori penata musik terbaik adalah Kayu manis dari Negeri Seith (SS-13), 3. Kategori busana terbaik yakni Damai Group Negeri Wakal (SS-39), 4. Kategori Koreografi terbaik diraih Pemuda 551 Siri-Sori (SS-06). 5. Juara kategori lagu terbaik adalah Haharike Negeri Larike (SS-19) , Juara II : Attamari SBT (SS-48) Juara III : Hautuna Seith (SS-02). (indoenesiatimur.co). |
| Beni Selanno Jelaskan Masa Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1443 Hijrah Posted: 25 Apr 2022 04:53 AM PDT AMBON, LELEMUKU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengumumkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ASN, dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, melalui Pengumuman Nomor 003.02/03/Peng/2022 tertanggal 25 April 2022, yang ditandatangani Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse. Kepala BKPSDM Kota Ambon, Beni Selanno, Senin (25/4/2022) ketika ditemui di Balai Kota, menjelaskan, Hari Libur dan Cuti Bersama sesuai pengumuman dimulai 29 April dan berakhir 8 Mei 2022. "Hari Jumat 29 April 2022 adalah Cuti Bersama dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri, 30 April adalah Hari Libur biasa, dan 1 Mei merupakan Hari Libur Nasional Peringatan Hari Buruh Internasional," rincinya. Dikatakan, hari Senin dan Selasa, 2 dan 3 Mei, adalah hari libur Nasional Idul Fitri, selanjutnya tanggal 4,5 dan 6 Mei 2022 ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai Cuti Bersama. Sementara tanggal 7 dan 8 Mei adalah hari libur biasa. "Dengan demikian pelaksanaan hari kerja efektif mulai berlaku kembali pada hari Senin 9 Mei 2022, dan waktu kerja kembali disesuaikan kembali dengan jam kerja Pemkot Ambon," terangnya. Meurut Selanno, khusus bagi OPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan mencakup masyarakat luas, seperti Puskesmas, Damkar, Satpol-PP, Perhubungan dan PDAM, Pimpinan OPD masing- masing diminta untuk dapat mengatur penugasan pegawai, pada Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama yang ditetapkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya. "Untuk itu bagi masyarakat dan organisasi pemerintah/non pemerintah kami juga mengharapkan agar dapat menyesuaikan dengan libur kerja dimaksud" tandasnya. (diskominfoambon) |
| Hadiri Pelantikan Pimpinan GP Ansor Maluku, Gubernur Apresiasi Peran GP Ansor Posted: 24 Apr 2022 07:01 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail mengapresiasi peranan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang telah melakukan banyak hal dalam upaya penguatan masyarakat sipil dalam skala nasional maupun daerah. Hal ini disampaikan Gubernur dalam kesempatannya menghadiri Pelantikan Pimpinan GP Ansor Provinsi Maluku yang dilaksanakan di Hotel Santika, Sabtu (23/04/2022). Dikatakannya, GP Ansor merupakan sebuah Gerakan yang dimotori oleh pemuda-pemuda Nahdlatul Ulama (NU), yang diharapkan menjadi pemimpin, baik dalam tubuh NU maupun dalam lingkup Nasional. Untuk itu, terkait pelantikan pimpinan GP Ansor Provinsi Maluku, mantan Dankor Brimob Polri ini menyampaikan beberapa harapan, khususnya kepada Pengurus GP Ansor Maluku. Pertama, dalam berkiprah dan pengabdiannya, wajib menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah, karena inilah yang membedakan GP Ansor dengan organisasi kepemudaan lainnya. Kedua, Gubernur berharap GP Ansor dapat bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya, dalam mengatasi berbagai masalah sosial yang muncul di lingkungan pemuda, seperti masalah HIV/AIDS, kenakalan remaja, miras maupun pergaulan bebas lainnya. Ketiga, GP Ansor diharapkan mampu menentukan jati dirinya, terkait urusan-urusan politik. "Jangan menggiring institusi ini, masuk pada ranah politik praktis, tetapi harus dipertegas bahwa pemuda Ansor mampu menempatkan dirinya sebagai Gerakan amar ma'ruf nahi munkar. Jangan terjebak pada dinamika serta hegemoni kekuatan politik tertentu," tandas Gubernur. Pelantikan pengurus GP Ansor Maluku itu dihadiri Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, Forkopimda Maluku dan sejumlah pimpinan lembaga vertikal lainnya. Pelantikan dilakukan Ketua Korwil GP Ansor Maluku, Papua dan Papua Barat, Halik Rumkel. Pada kesempatan itu berlangsung pula peresmian 7 gedung kementrian di provinsi maluku yang di tandai dengan pendatanganan prasasti oleh Menteri Agama Yaqut Choil Quomos, yang di lanjutkan dengan penyerahan cindremata dari Gubernur Maluku kepada Mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (indonesiatimur.co) |
| Creative Talkshow MAFERA 2022, Ajak Milenial Maluku Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Posted: 24 Apr 2022 06:38 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Maluku Festival Ramadan (MAFERA) 2022 ternyata menyuguhkan sejumlah acara atau kegiatan, salah satunya adalah Creative Talkshow yang dipusatkan di Gedung Fakultas MIPA Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (23/04/2022). Talkshow yang diikuti perwakilan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kota Ambon ini, mengangkat tema "Mengoptimalkan Kreativitas, Inovasi dan Networking di Era Digital". Satu ikhtiar guna mendorong generasi muda Maluku terus maju dan berkarya. Kegiatan dibuka oleh sambutan Ketua Panitia MAFERA 2022 Ikhsan Tualeka, kemudian dilanjutkan oleh Rektor Universitas Pattimura Ambon, Prof. Dr. M. J Sapteno, serta sambutan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Bunda Widya Pratiwi Murad sekaligus membuka acara. Sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Widya Pratiwi menyambut baik dan mendukung inisiatif yang dilakukan oleh anak-anak muda, antara lain melalui Creative Talkshow yang juga adalah bagian dari MAFERA 2022. "Di berbagai tempat hadir anak-anak muda, kaum milenial dengan terobosan dan inovasi berbasis digital, sebagai solusi atas berbagai kendala yang dihadapi bangsa atau daerah. Dalam konteks itu anak-anak muda atau Milenial Maluku jangan mau ketinggalan," harapnya. Menurut Widya, lahirnya inovator dengan pendekatan digital, tentu akan membuka lapangan pekerjaan dan turut meningkatkan jumlah pengusaha. Dengan demikian kata dia, lulusan sekolah atau perguruan tinggi, tidak hanya ingin menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, tapi dapat atau mau berwirausaha. "Dengan menjadi pengusaha atau entrepreneur, tentu para milenial atau generasi muda, dapat sama-sama mengelola potensi daerah di Maluku yang kita ketahui sangat melimpah ini," ujar Widya. Lebih lanjut Widya katakan, tantangan kekinian membutuhkan adanya kreativitas, inovasi dan networking. Dengan demikian anak-anak muda atau Milenial di Maluku akan lebih kompetitif atau berdaya saing, baik di tingkat nasional, bahkan internasional. Acara Creative Talkshow yang dimoderatori oleh Puja Hatuina ini, menghadirkan Dr Djalaludin Salampessy Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku, Ikhsan Tualeka Founder IndoEast Network, Dintani Naimah yang merupakan NZMATES Programme – Mercy Corps Indonesia dan Febe Binnendyk Founder dan CEO Pigi Pasar. Djalaludin Salampessy dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya inovasi generasi muda, karena dapat berbanding lurus dengan pendapatan satu daerah. Pendapat daerah, kata dia, didominasi oleh pajak dan retribusi, dan itu akan meningkat bila ada banyak usaha yang dibuka di satu daerah. "Bila ada inovasi, tentu akan ada usaha yang dibuka, dan dengan begitu ekonomi warga meningkat, kepemilikan kendaraan bermotor juga makin banyak, semua itu akan bermuara pada pendapatan daerah," tutur Salampessy. Sementara itu, Dintani Naimah menekankan pentingnya networking, karena dengan itu seseorang bisa terus tumbuh dan berkembang. Potensi personal seseorang dapat ditingkatkan bila dia berada di lingkungan yang tepat dan memiliki relasi yang luas. "Networking akan memudahkan Milenial dalam mewujudkan mimpi atau cita-citanya. Dan itu dapat optimal bila ditunjang dengan keterampilan berbahasa inggris sebagai bahasa internasional," ujar lulusan salah satu perguruan tinggi di Swedia ini. Sedangkan Febe Binnendyk selaku Founder dan CEO Pigi Pasar, lebih menitikberatkan pada kemauan dan keberanian milenial untuk memulai berwirausaha. Apalagi saat ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Febe kemudian menceritakan awal mula memulai startup digital yang dinamakan Pigi Pasar. Satu usaha rintisan untuk memudahkan orang berbelanja ke pasar tanpa harus pergi ke pasar. Inovasi Febe ini semakin menemukan momentum untuk maju saat Pandemi Covid-19. "Saya dan suami memulai startup Pigi Pasar saat masih pacaran beberapa tahun lalu, dengan modal hanya dua ratus ribu rupiah, puji Tuhan sekarang ini setahun kami sudah bisa mengantongi hingga ratusan juta rupiah," cerita Febe yang hadir bersama suaminya Raymond Unmehopa. Adapun Ikhsan Tualeka dalam penjelasnya menekankan, agar anak-anak muda di Maluku lebih kreatif dan inovatif dalam berbagai hal, juga memperluas networking memanfaatkan majunya teknologi digital, jangan mau tertinggal atau ketinggalan dari daerah lain. Menurutnya kreativitas dan inovasi dapat dilakukan atau mudah berkembang di era digital ini. Selain mempermudah dalam mendapat inspirasi atau ide, juga dalam menemukan mitra atau partner, termasuk pula dalam aspek distribusi dan pemasaran produk yang dihasilkan. "Dunia saat ini tanpa batas, memungkinkan siapa saja bisa saling terhubung atau terkoneksi, networking busa dibangun dan dengan begitu anak muda dimana pun bisa terus melangkah maju, termasuk yang ada atau tinggal di Maluku," jelas Ikhsan. Direktur Beta Kreatif ini juga menekankan inovasi dan kreativitas itu tidak saja pada pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang melimpah, tapi juga dapat berupa pelaksanaan berbagai event di Maluku guna mendukung potensi pariwisata. "Ke depan anak-anak muda dapat menginisiasi event atau festival budaya maupun olaraga dan skala lainya dalam skala besar, terjadwal dengan baik atau dilaksanakan secara rutin, agar wisatawan bisa terus berkunjung ke Maluku," harak ikhsan. (indonesiatimur.co) |
| Komitmen Buka Ruang Kolaborasi, Widya MI Beri Motivasi Kepada Mahasiswa Posted: 23 Apr 2022 09:06 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Berkomitmen membuka ruang untuk berkolaborasi dengan anak-anak muda Maluku termasuk para mahasiswa, Ketua Dekranasda Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad membuka resmi kegiatan Creative Talk show, Sabtu, (23/04/2022), di lantai IV Aula Fakultas MIPA Unpatti Ambon. Kegiatan yang dirangkai dengan Maluku festival Ramadan (Mafera) itu, mengambil tema "Mengoptimalkan Kreativitas Inovasi dan Networking di Era Digital". Talk show yang dipandu Putri Anjani Hatuina itu, menghadirkan Ketua Dekranasda Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad, Kepala Bapenda Maluku Djalaludin salampessy, Rektor Unpatti Ambon M. J. Saptenno, Founder/CEO/IndoEast Network M. Ikhsan Tualeka, NZMATES Programme – Mercy Crops Indonesia Dintani Naimah dan CEO Pigi Pasar Febe Binnedyk sebagai pembicara. Di kesempatan itu, Widya berbagi tips kepada para mahasiswa dalam menghadapi tantangan dan perubahan di Industri era sekarang. Pandemi Covid-19, sambung dia, telah memaksa semua orang termasuk mahasiswa untuk memaksimalkan teknologi digital dalam menjalankan berbagai aktivitas. Mulai dari bekerja dari rumah (work from home), sekolah/kuliah dari rumah sampai meningkatnya aktivitas jual-beli online. "Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan oleh narasumber, adik-adik fokus mendengarkan dan lakukan. Serap baik-baik. Fokus mendengarkan. Kalian berpikir kedepan, kira-kira apa yang bisa dijadikan untuk usaha," katanya. Menurutnya, pemuda (Mahasiswa) dibutuhkan di semua bidang, bukan hanya di era digital namun di pemerintahan, kesehatan, usaha dan sektor – sektor lainnya. Sebab, kreatifitas pemuda akan menjadi kunci dalam menjadi bagian pembangunan bangsa dan negara. Lewat kreatifitas, akan ada inovasi – inovasi yang nantinya akan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat. "Tidak usah muluk-muluk. Menjadi pebisnis itu tidak perlu modal besar. Itu semua adalah hal-hal yang sebenarnya bisa, semua tergantung dari diri kita. Komitmen itu yang penting," tutur Widya. Ia menjelaskan, sebagai mahasiswa, mereka sebaiknya beradaptasi dengan cepat dalam merespon perubahan dan tantangan. Jika bergerak lambat, bisa kehilangan peluang dalam menunjukan karya. Selain itu, kemampuan berempati antar sesama tidak bisa digantikan dengan teknologi apapun. Mahasiswa bisa melatih empati dengan banyak berdiskusi dengan orang – orang baru yang memiliki latar belakang berbeda dengan, lalu membangun relasi. "Anak-anak sekarang peluangnya lebih besar ketimbang zaman kami di era dulu. Kalian masih muda, masih punya potensi, gali kemampuan diri kalian. Andai kalau satu dua orang tidak mampu untuk usaha, boleh berkelompok. Tapi harus sama-sama berkomitmen," jelas Widya. Di akhir arahannya, Widya menekankan, bila setiap hari inovasi dan perubahan akan terus berdatangan. Mahasiswa pun dituntut untuk cepat beradaptasi. Untuk itu, mereka tidak boleh berhenti belajar, sekalipun sudah tidak lagi berstatus mahasiswa nantinya. Sebab, belajar merupakan proses yang akan terus dilalui selama mereka hidup. Jangan malu dan gengsi untuk belajar tentang teknologi terkini dari orang–orang sekitar bahkan yang lebih junior. Mereka bisa mempelajari dan bertanya tentang menggunakan aplikasi yang lagi ramai dipakai di era sekarang, untuk lebih memahami potensi pasar milenial dan apa yang sedang disukai. "Itu adalah motivasi ibu. Jadi tolong komitmen. Kalian harus bisa dan bisa. Jangan kecil hati dengan kondisi dan keadaan orang tua kita yang sederhana.Berusahala peluang sekarang masih banyak.Bisa ambil teritoriel di youTuobe tutup "Widya.(indonesiatimur.co) |
| Widya Murad Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Bina Mualaf Maluku Posted: 23 Apr 2022 08:54 PM PDT AMBON, LELEMUKU.COM - Ketua Majelis Taklim Nur Asia Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Bina Mualaf Maluku di Pondok Pesantren Islam Al-Anshor, Arbes Stain, Jumat, (22/04/2022). Tak hanya Widya, Plt. Ka.Kanwil Kemenag Promal. H. Yamin, juga turut meletakkan batu pertama. Peletakan batu ini, disaksikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anshor Abu Imam Abdurrahim Rumbara dan para santri yang hadir. Acara dilanjutkan dengan penutupan Pembinaan Tokoh Masyarakat Mualaf Maluku Angkatan ke-9. Acara yang mengambil tema "Tokoh Masyarakat Penopang Dakwah dan Benteng Akidah itu, berlangsung selama 15 hari. Selama 15 hari itu, para peserta akan diajarkan cara sholat yang benar, cara berwudhu, membaca dan menghafal Al-Qur'an. Selain itu, mereka juga belajar mengenal para nabi dan malaikat, belajar tentang indahnya menjadi seorang muslim dan belajar membangun ekonomi umat serta materi agama lainnya. Mereka diajar langsung oleh tenaga pengajar yang kompeten. Seluruh peserta memeluk Islam tanpa adanya pemaksaan. Setelah mengikuti pembinaan tersebut, para mualaf ini diharapkan bisa menjadi muslim yang baik dan memahami Islam lebih baik lagi. Pembinaan mualaf telah rutin digelar pesantren Al-Anshor setiap bulannya, saat Ramadhan sejak tahun 2000 lalu. Jumlah peserta pembinaan sebanyak 27 Mualaf. 11 diantaranya merupakan perempuan. Mereka berasal dari Kabupaten MBD, Aru, Bursel, Buru, Malteng dan SBT. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang agama Islam, rukun Islam dan rukun iman kepada mereka yang baru saja memeluk Islam. Dalam sambutannya, Widya mengungkapkan atensinya kepada seluruh jajaran Pondok Pesantren Al Anshor Maluku yang telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan tersebut. Melalui kegiatan ini, sambung dia, dirinya bisa bersilaturahmi sekaligus berbincang perihal pembinaan Mualaf yang akan ia tutup. "Saya ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan pembinaan ini," kata Widya. Selanjutnya Ia menyampaikan, dalam setiap acara pertemuan silahturahmi banyak hikmah dan manfaat yang dapat diperoleh, diantaranya bertambahnya ilmu dan makin eratnya persaudaraan dan kebersamaan. Widya berpesan untuk menguatkan hubungan dengan Allah TME serta sesama manusia. "Insya Allah, hidup kita akan berkah serta persaudaraan menjadi kuat. Kita bangun inovasi, bekerja dan beramal. Tidak ada satu pun di dunia ini yang diperoleh tanpa kerja keras dan usaha," tutup Widya. Acara ini, ditutup dengan Buka Puasa Bersama serta pembagian 30 mukenah serta sajadah oleh Majelis Taklim Nur Asiah provinsi Maluku kepada para Mualaf. (indonesiatimur.co) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |







